Contoh Dialog Asking Permission Dan Giving Permission Beserta Artinya

Posted on

Contoh Dialog Asking Permission Dan Giving Permission Beserta Artinya

Di dalam bahasa inggris kita mengenal dengan istilah Asking and Giving Permission, kata permisi yang ada di dalam bahasa Indonesia mengadopsi dari bahasa inggris yaitu permission. Maksud dari kedua kata itu mempunyai arti bahwa ada niat kita meminta izin untuk melakukan sesuatu hal yang saat itu di dalam sebuah ruangan atau bersama seseorang. Pastinya kalau sendirian, kita tidak perlu meminta izin pada orang lain. Berikut ini ada beberapa ungkapan meminta dan memberi izin :

Asking Permission

  • Excuse me, can I pick the handphone up now?
    (Permisi, Dapatkah saya mengambil ponsel sekarang?)
  • Am I able to sit beside you seat?
    (Apakah saya bisa duduk di samping Anda?)
  • May I smoke in this area?
    (Bolehkah aku merokok di daerah ini?)
  • Do you think that is Okay if I borrow you dictionary? I want to look for something that there is not on my dictionary.
    (Apakah kamu pikir itu baik jika aku meminjam kamusmu? Aku ingin mencari sesuatu yang tidak ada di Kamus saya.)
  • Do you mind if I come to your home to study together?
    (Apakah kamu keberatan jika aku datang ke rumahmu untuk belajar bersama-sama?)
  • Can I speak to Jenifer?
    (Dapatkah saya berbicara dengan Jenifer?)
  • Dan lain sebagainya

Giving Permission

  • Yes, certainly (Ya, tentu)
  • Yes, please (Ya, silakan)
  • Yes, you may do that (Ya, Anda dapat melakukannya)
  • Yes, of course (Ya tentu saja) 
  • Of course you can (Tentu saja Anda bisa)
  • Please feel free (Silahkan)
  • No problem (Tidak ada masalah)
  • Dan lain sebagainya

Di bawah ini ada beberapa contoh percakapan yang di dalamnya terdapat ungkapan meminta dan memberi izin (Asking ang Giving Permission)

Conversation I
Director  : In this annual meeting, I hope that all of us has new innovation for our company?
(Dalam pertemuan tahunan ini, saya berharap bahwa kita semua memiliki inovasi baru untuk perusahaan kita?)
Lady : Although I am a secretary, may I give some suggestion?
(Meskipun saya seorang Sekretaris, bolehkah saya memberikan beberapa saran?)
Director : Yes, of course. What is it?
(Ya, tentu saja. Apa itu?)
Lady : We have to find many information about how to improve our marketing.
(Kita harus menemukan banyak informasi tentang bagaimana meningkatkan pemasaran kita.)
Questions 

  1. Where did the conversation happen?
  2. When did the conversation happen?
  3. Who is Lady?

Conversation II
Tania : Why do you look so sad?
(Mengapa kamu terlihat begitu sedih?)
Mila : I am so sad because, I got bad score in mathematic , and tomorrow Mr. Jonathan will give me remedial examination but I am still confused about it.
(Aku sangat sedih karena aku mendapatkan nilai buruk dalam matematika, dan besok Pak Jonathan akan memberiku  ujian perbaikan tapi aku masih bingung tentang hal itu.)
Tania : I can help you, I get 100.
(Dapatkah aku membantumu, aku mendapatkan 100.)
Mila : May I come to your home?
(Bolehkah aku datang ke rumahmu?)
Tania : Okay, after class you can come together with me and you can have lunch in my home.
(Baiklah, setelah kelas kamu bisa datang bersama-sama denganku dan kamu dapat menikmati makan siang di rumahku.)
Mila : Thank you so much….
(Terima kasih banyak…)
Questions

  1. Where did the conversation happen?
  2. When did the conversation happen?
  3. When will Mila come to Tania’s home?
  4. Did Mila get 100 in mathematic?
  5. Who is Mr. Jonathan?

Conversation III
Fairuz : Last Monday , I bought a new novel. It is so motivated for me.
(Senin lalu, aku membeli sebuah novel baru. Buku ini jadi motivasi bagiku.)
Lintong : What title is it?
(Apa judulnya?)
Fairuz : La-tahzan
(La-tahzan)
Lintong : Have you finished reading that?
(Sudahkah kamu selesai membacanya?)
Fairuz  : Yes, I have.
(Ya, sudah.)
Lintong : May I borrow your novel?
(Dapatkah aku meminjam novelmu?)
Fairuz : Yes, of course but you have to wait my elder brother finishes it.
(Ya, tentu saja tetapi kamu harus menunggu kakakku menyelesaikannya.)
Questions

  1. When did Fairuz buy the novel?
  2. What the title is it?
  3. Has Lintong read the novel?
  4. Has Fairuz read the novel?
  5. Who is borrowing the novel?

Conversation IV
Receptionist : The doctor is in the way.  Please some minutes later.
(Dokter di jalan. Silakan beberapa menit kemudian.)
The patient : May i go to the toilet before the doctor comes?
(Bolehkah saya pergi ke toilet sebelum dokter datang?)
Receptionist : Yes, of course. It is located in the corner this corner.
(Ya, tentu saja. Letaknya di sudut sudut ini.)
The patient : Thank you
(Terima kasih)
Questions

  1. Where did it probably happen?
  2. Did the patient meet the doctor?
  3. Where was the toilet located?
  4. How many people are in the conversation ?
  5. Where was the doctor?

Demikian artikel pembahasan tentang”Contoh Dialog Asking Permission Dan Giving Permission Beserta Artinya“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kmi berikutnya. See you