Narative Text : Pengertian, Generic Structure, Lingistic Features dan Contohnya

Posted on

Narative Text : Pengertian, Generic Structure, Lingistic Features dan Contohnya

Sahabat SBI (Study bahasa Inggris ) – pernahkan kalian mendengar adanya cerita Nyai Roro Kidul yang konon ceritanya sebagai Ratu Penguasa di Pantai Selatan atau kita kenal dengan Pantai Parangteritis ? Nah, apakah kalian tahu bahwa cerita Nyai Roro Kidul itu sebenarnya berasal dari kepercayaan orang disekitar daerah tersebut yang di kisahkan sebagai pemuja/pengikut Nyai Roro Kidul. Cerita tersebut termasuk kedalam jenis Teks Naratif. Lalu apa sih sebenarnya Teks Naratif tersebut ? Mari kita pelajari secara seksama dalam uraian artikel di bawah ini :

Pengertian Teks Naratif

Teks naratif adalah jenis teks yang bertujuan menghibur pembaca atau pendengarnya. Teks ini berkaitan dengan kisah khayal (fiksi) atau pengalaman nyata (nonfiksi) atau peristiwa pelik yang mengarah ke suatu masalah/krisis namun pada akhirnya menemukan suatu penyelesaian/solusinya.

Ciri ciri teks naratif adalah adanya unsure konflik (masalah) dan resolusi (penyelesaian masalah). Jumlah masalah atau penyelesaiannya mungkin hanya satu, mungkin juga lebih.

Social Function : to entertain/amuse the readers or listeners with a true experience or an imaginary one (Menghibur pembaca atau pendengar dengan pengalaman nyata atau khayal).

Struktur Teks ( generic structure ) :

  1. Orientation (pendahuluan cerita ): it’s about the opening paragraph where the characters of the story are introduced (memperkenalkan tokoh, cerita, tempat, dan waktu)
  2. Complication : Where the problems in the story develop (munculnya konflik/permasalahan di antara para tokoh tersebut).
  3. Resolution : Where the problems in the story is solved (penyelesaian / pemecahan masalah )
  4. Re-orientation : Penegasan kembali (ungkapan-ungkapan yang menunjukkan bahwa cerita sudah berakhir). Ini bersifat opsional.

Linguistic Features (ciri-ciri kebahasaan ) : NATASA

  1. Nouns tertentu sebagai kata ganti orang, dalam cerita, misalnya : stepsister, housework,
  2. Adjectives yang membentuk noun phrase , misalnya : long back hair, two red apples,
  3. Time connectives dan conjunctions untuk mengurutkan kejadian, misalnya : then, before that, dsb.
  4. Adverb dan adverbial phrase untuk menunjukkan lokasi kejadian atau peristiwa misalnya : here, in the mountain, happily ever after, dsb.
  5. Saying verbs yang menandai ucapan, seperti : said, told, dan thinking verbs yang menandai pikiran, perasaan tokoh misalnya : thought, felt, dsb.
  6. Action verbs dalam past tense, misalnya : stayed, dsb.

Kinds of Narative Text (Jenis-jenis teks naratif )

  1. FAIRY TALE (DONGENG) : Cerita yang sudah umum di ketahui oleh orang-orang di seluruh dunia, contoh : Cinderella, Snow White, dll.
  2. LEGEND ( LEGENDA ) : Cerita tentang asal usul terjadinya suatu daerah, benda, binatang, gedung, missal : Tangkupan Perahu, Roro Jonggrang, Lake Toba.
  3. MYTHE ( MITOS ) : Cerita yang sudah menjadi kepercayaan rakyat dan mempengaruhi kehidupan masyarakat di sekitarnya. Contoh : Nyai Roro Kidul.
  4. FABLE ( FABEL ) : Cerita binatang yang bertingkah laku seperti manusia. Contoh : Mouse deer.
  5. FOLKLORE ( CERITA RAKYAT ) : Cerita yang ada di masyarakat yang biasanya disebarluaskan dari mulut ke mulut. Contoh : Angkling Dharma, Wali Songo, dll.

Contoh Teks Naratif :

Orientation      : There was a porcupine named Landi. He was lonely. No one wanted to play with him because they were afraid of his spikes. “Dear Landi. We don’t want to play with you because your spikes were too sharp. We don’t want you to hurt us, “ said Cici the rabbit one day. “Cici is right, Landi. It is not you are bad or rude to us. No Landi ! Just because of your sharp spikes. They will stab us when we come close to you. “said Tito, the rooster.

Complication   : Landi felt lonely. He murmured. “Why don’t they want to play with me ?” Landi spent most of the time dreaming at the river bank. “ I would have lots of friends and play with them if no spikes are on my body. I would be happy. I would not be lonely like this. What a shame!”

Suddenly, Kuku the turtle appeared from the river. He came to Landi and said,” Landi, what are you thinking of ?”

“Oh nothing”Landi replied.

“Don’t lie to me, Landi. Please tell me your problem. Maybe , I can help you,” Kuku said wisely. Then, he sat beside Landi. He wasn’t afraid of Landi’s spikes.

Shortly, Landi told Kuku his problem. Kuku nodded his head. He said, ”Poor you. But it is not your fault. I know, your spikes are very useful and helpful to you. Your friends will realize it someday. Trust me, Landi.”

“Thanks, Kuku. You’re really my best friend. You are the only one here who wants to be my friend.”

One day, Sam the frog held his birthday party. He invited all his friends, including Landi. But he didn’t want to come. He didn’t want to mess up the party. “I’ll come with you, Landi. I’ll tell everyone that you harmless,”said Kuku. Finally, Landi attended the party. Everyone enjoyed it. Suddenly, Tito ran here and there screaming. “ Help…..help…..help……! The evil wolf is coming. Save yourselves!” Then, everyone ran to save their lives, except Kuku and Landi. Kuku pulled his head and legs into his shell. Landi rolled his body into a ball. Unintentionally, the evil wolf stepped his foot on Landi. Of course the spikes pricked him. He screamed, “Ouch!” Since his foot was bleeding, he didn’t chase Landi’s friends any longer. Then, he ran away.

Resolution       : “Horay……..horray………..! Long live Landi ! He saved our lives,”said Cici and her friends. Everyone shook Landi’s hand and thanked him. From then on, Landi wasn’t lonely anymore. Anyone knew that his spikes would not hurt anyone, unless they wanted to hurt Landi.

Terjemahannya :

Terjemahannya :

Orientation: Ada seekor landak yang bernama Landi. Dia merasa sangat kesepian. Tidak ada yang ingin bermain dengan dia karena mereka takut pada duri-duri pakunya. “Dear Landi. Kami tidak ingin bermain dengan kamu  karena  kamu memiliki tubuh yang berpaku terlalu tajam. Kami tidak ingin kau menyakiti kami, “kata Cici,seekor kelinci. ” Cici benar, Landi. Sebenarnya kamu tidak buruk atau kasar kepada kami. Tidak adaLandi! Hanya karena paku tajam di tubuh kamu. Itu akan menusuk kami ketika kami datang dan dekat dengan mu. “kata Tito, seekor ayam.

Complication: Landi merasa kesepian. Ia bersungut. “Mengapa mereka tidak ingin bermain dengan saya?” Landi menghabiskan sebagian besar waktunya dengan melamun di tepi sungai. “Saya ingin memiliki banyak teman dan bermain  dengan mereka jika tidak ada duri-duri paku di tubuh saya. Saya akan senang.  Aku tidak akan kesepian seperti ini. Sayang!”

Tiba-tiba Kuku penyu muncul dari sungai.  Ia datang ke Landi dan berkata,”Landi, apa yang kamu pikirkan?”

“Oh tidak ada” jawab Landi .

” Jangan berbohong kepada saya, Landi. Jelaskan masalahmu. Mungkin, saya dapat membantumu,”kata Kuku dengan bijak.Kemudian, ia duduk disamping Landi. Ia tidak takut paku di tubuh Landi.Tak lama, Landi mengatakan kepada Kuku masalahnya. Kuku mengangguk kepalanya. Dia berkata, ” Kasian sekali kamu. Tapi itu bukan salahmu. Aku tahu,paku di tubuhmu sangat berguna  dan membantu kamu. Teman-temanmu akan menyadari suatu hari nanti. Percayalah, Landi.”

“Terima kasih, Kuku. Kau benar-benar teman baik saya. Hanya kamu disini satu-satunya yang ingin menjadi teman saya.”

Suatu hari, Sang katak mengadakan pesta ulang tahunnya. Ia mengundang semua teman – temannya,termasuk Landi.Tetapi ia tidak mau datang. Dia tidak ingin mengacaukan pesta. “Aku akan datang dengan kamu, Landi. Aku akan memberitahu semua orang bahwa kamu tidak berbahaya, “kata Kuku.

Akhirnya, Landi menghadiri pesta. Semua orang menikmatinya. Tiba-tiba, Tito berlari di sana-sini menjerit. “Tolong… Tolong… Tolong…! Serigala jahat akan datang. Selamatkanlah diri kalian!” Kemudian, semua orang berlari untuk menyelamatkan diri mereka, kecuali Kuku dan Landi.

Kuku menarik kepala dan kakinya ke dalam tempurung. Landi menggulung tubuhnya menjadi bola.Tidak sengaja, serigala jahat menapakkan kaki ke  Landi. Tentu paku menusukkepadanya. Dia berteriak, “Aduh!”Karena kakinya telah pendarahan, dia tidak mengejar teman Landi lagi. Kemudian, dia melarikan diri.

Resolution       : “Horay… horray…! Jayalah Landi! Dia menyelamatkan hidup kami, “kata Cici dan teman-temannya.

Setiap orang menjabat tangan Landi dan mengucapkan terimakasih. Selanjutnya Landi tidak kesepian lagi.Siapapun pun tahu bahwa paku nya tidak akan menyakiti siapa pun, kecuali jika mereka ingin menyakiti Landi.

Terharu bukan kisah cerita seekor Landak yang awalnya merasa kesepian karena kekurangan dalam dirinya, namun justru kekurangannya tersebut akan menjadi sebuah kelebihan dan bermanfaat bagi orang lain, semoga menginspirasi sahabat SBI (Study bahasa Inggris ).

“Sekali Mendayuh 23 Pulau Terlampau”,, Selain membaca dapat ilmu juga dapat amalan pahala ketika membagikannya dengan kawan lain…. Big Huge For You All